Wisuda di Tengah Duka di Kampus Tercinta


Wisuda di Tengah Duka di Kampus Tercinta

PADANG (UKKPK UNP) – Tepat sepuluh hari pasca gempa dahsyat 7,9 SR yang melanda Sumatra Barat yang berpusat di Kabupaten Padang Pariaman, Universitas Negeri Padang (UNP) akhirnya komit untuk tetap melaksanakan upacara wisuda penuh dengan kesederhanaan pada 10 Oktober 2009.

Upacara dilaksanakan di lapangan FIK UNP tepat di depan Gedung Labor FIK UNP. Sementara kondisi Gedung Olah Raga UNP yang sedianya akan digunakan dalam keadaan rusak berat dengan dinding retak bahkan menganga di sisi kanan dan kaca yang berserakan.

Tidak seperti biasanya, upacara di tingkat universitas yang dipimpin oleh Rektor/Ketua Senat Universitas Prof. Dr. Z. Mawardi Effendi, M.Pd. kali ini hanya mengikutkan perwakilan dari fakultas sebanyak 25 wisudawan mengingat keterbatasan tempat. Selanjutnya acara dilanjutkan di fakultas masing-masing.

Sementara di sisi lain kampus kita dapat melihat kondisi kampus yang rusak, mulai dari rektorat yang mengalami kerusakan pada kedua sisi gonjong yang paling ujung (di atas auditorium & BAPSI). Puing reruntuhan berserakan di jalan di samping rektorat.

Berbeda dengan wisuda sebelumnya, wisuda kali ini juga diliputi kesedihan. Panitia wisuda bahkan sebelumnya telah mengimbau agar calon wisudawan tidak membawa keluarga karena suasana masih dalam duka bencana dan ada keluarga wisudawan yang ikut jadi korban.

Wisuda dalam duka ini semula sempat akan diundur namun mengingat penerimaan PNS yang juga sudah dekat maka UNP komit demi masa depan alumninya. Dalam wisuda ke 86 ini, UNP mewisuda 2.047 diploma, sarjana dan pascasarjana dari tujuh fakultas dan pascasarjana.

Wisudawan ini terdiri dari 275 orang lulusan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), 320 dari Fakultas Bahasa Sastra dan Seni (FBSS), 259 dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), 148 dari Fakultas Ilmu-ilmu Sosial (FIS), 368 dari Fakultas Teknik (FT), 248 dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), 227 dari Fakultas Ekonomi (FE), 170 dari pascasarjana dan 32 dari program magister managemen (MM).

“Demi pertimbangan kepentingan para wisudawan terkait akan dilaksanakannya penerimaan CPNS, maka wisuda tetap dilaksanakan pada waktu yang telah direncanakan sebelumnya Sabtu 10 Oktober 2009,” ungkap Rektor UNP.

Mahasiswa Sendratasik yang biasanya selalu mengiringi dan memeriahkan upacara wisuda dengan nyanyian dan musik kali ini juga tidak terdengar.

Wisudawan dan sebagian orang tua yang sempat dating hanya dapat memandang gedung-gedung yang rusak. Gedung-gedung ini biasanya ramai dan dipenuhi mahasiswa. Namun, kali ini nampak lengang. Hanya sesekali mereka mengambil foto walaupun hanya jadi kenangan yang memilukan..

Gedung Tidak Aman
Sementara Menteri Pendidikan Nasional, Bambang Sudibyo saat meninjau kampus UNP memberikan tanda “kuning” untuk hampir semua bangunan bertingkat di perguruan tinggi pencetak guru dan ilmuwan ini.

Tanda “kuning” artinya bangunan yang tidak aman lagi digunakan sebelum dilakukan perbaikan total.

Sementara ke depan kegiatan perkuliahan dilaksanakan pada di tenda-tenda dan lokal yang masih dianggap layak serta aman (UKKPK).

1 Komentar

Filed under Jurnalistik

One response to “Wisuda di Tengah Duka di Kampus Tercinta

  1. semoga semua diberi kemudahan dan ketabahan ….

    jika berkenan, silahkan berkunjung ke blog saya Richocean atau blog saya lainnya Richmountain

    salam …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s