Tips Belajar Menulis * dari alumni UKKPK UNP


Tips Belajar Menulis Berita

Menjadi seorang penulis berita atau cerita ternyata bukanlah hal yang mudah. Setiap orang mungkin bisa berbicara dengan baik tapi belum tentu bisa menjadi seorang penulis. Seperti saya misalnya.Sudah lama sekali ingin menulis sebuah berita tapi tetap saja ada kesulitan untuk mengawalinya.Walau waktu SD pernah menjadi juara satu tingkat kecamatan untuk mengarang tapi tetap saja hingga saat ini saya belum mampu menjadi penulis yang baik. Jika mengingat pengalaman itu kadang saya senyum-senyum sendiri kog bisa saya jadi pemenang.Sebenarnya bukan karena saya pintar atau bahasa saya bagus tapi karena kecerdikan saya saja. kenapa saya berkata demikian? karena pada waktu lomba dimulai juri memberikan beberapa pilihan judul karangan, dari sekian peserta rata-rata memilih “pengalaman berlibur” hampir semua peserta yang ada memilih judul yang sama saya pun memutuskan untuk memilih judul yang lain jadilah saya sebagai pemenang.He…he…

Pada waktu kuliah di Universitas Negeri Padang saya pun memilih Unit Kegiatan Mahasiswa pada bidang tulis menulis yaitu UKKPK (Unit Kegiatan Komunikasi dan Penerbitan Kampus) harapan saya masuk UKM ini agar saya bisa menjadi seorang penulis yang baik. Tapi hingga saya menamatkan kuliah tetap saja saya belum menghasilkan satu tulisan yang bermutu.Walaupun selama di UKKPK saya sering mengikuti pelatihan dan studi banding ke penerbitan koran serta mendapat materi pelatihan dari wartawan-wartawan profesional tetap saja saya tidak mampu menulis dan menghasilkan karya yang bagus.Walau hanya sekedar berita. Bosan dan menyadari kalau saya tidak punya bakat akhirnya saya pindah ke bidang lain tapi masih dalam satu UKM. Saya mengambil penyiaran kampus. Mulailah saya bercuap-cuap dari pagi hingga petang (tergantung jam siaran) menyiarkan berita-berita yang nota benenya bukan karena saya cari tapi saya baca dari majalah atau berita dari koran kampus.Sekarang teman-teman saya yang sama-sama satu UKM sudah melalang buana dengan tulisannya. Ada yang di kompas, di majalah horizon, di media indonesia dan lain-lain.Sedangkan saya masih tetap belajar dan belajar menulis.Menjadi penulis tidak menjadi penyiarpun tidak.He…he…
Tamat dari Universitas Negeri Padang saya memilih hijrah ke Bengkulu. Berbekal ijazah S1 dan akta mengajar saya mencoba melamar pada SMK S4 PGRI.Allhamdulillah saya diterima. Dari sana saya mulai berkerja dan menggeluti bidang IT. Setiap hari saya menghabiskan waktu di depan internet. Suatu hari saya bertemu dengan mantan siswa saya, dia meminta saya untuk diwawancara. Saya bingung, untuk apa mewawancara saya. Selidik punya selidik ternyata dia bekerja di koran lokal sebagai wartawan.hmm… saya mulai berpikir, mantan siswa saya yang pada waktu saya kasih ujian kalimatnya berantakan begitu berani untuk menulis berita dan menjadi wartawan. Walaupun hanya koran lokal yang mungkin tidak terlalu diminati tetapi dia tetap gigih untuk menulis dan menulis. Saya memang tidak sempat membaca hasil tulisannya tapi saya salut dengan keberaniannya untuk mencoba.

Terinspirasi dari dia saya kembali mencoba mengasah minat saya dalam tulis menulis.saya membaca buku-buku, novel-novel ataupun membaca cerita-cerita dari internet hanya untuk menambah wawasan dan menggali inspirasi saya untuk bisa menulis.Kadang saya bertanya dengan teman-teman bagaimana caranya bisa menulis berita, tetapi tetap saja harus dipraktekkan dan dicoba.Saya sering tersenyum sendiri melihat hasil tulisan saya yang kalimatnya agak berantakan sehingga membuat saya malu untuk mempublikasikannya. Sahabat saya Wilson Lalengke yang rajin menulis di Berita Indonesia pernah mengirimkan saya artikel “trik-trik menulis berita” dan berjanji jika saya mau menulis dia akan membantu memperbaiki apabila ada kesalahan di kalimat saya. Tapi tetap saja hingga dia menyelesaikan studinya belum satupun tulisan yang saya tulis.Saya benar=benar tidak percaya diri untuk itu.Tapi akhirnya saya beranikan diri. Alhamdulillah sekarang saya sudah punya blog pribadi. Dengan blog ini saya mencoba menceritakan pengalaman, saran, ide ataupun apa yang saya rasakan menjadi sebuah tulisan. Walau hanya satu kalimat tapi mudah-mudahan tulisan ini bisa menjadi ilmu, semangat dan harapan bagi orang lain. Mari Belajar Menulis Berita, karena dengan menulis kita pun belajar untuk “Membaca”.

Semoga Sukses

Source”   http://www.forumkami.com/forum/members/mafia.html

Tinggalkan komentar

Filed under Jurnalistik, Penyiaran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s