Oktober 14, 2009

Wisuda di Tengah Duka di Kampus Tercinta

Wisuda di Tengah Duka di Kampus Tercinta

PADANG (UKKPK UNP) – Tepat sepuluh hari pasca gempa dahsyat 7,9 SR yang melanda Sumatra Barat yang berpusat di Kabupaten Padang Pariaman, Universitas Negeri Padang (UNP) akhirnya komit untuk tetap melaksanakan upacara wisuda penuh dengan kesederhanaan pada 10 Oktober 2009.

Upacara dilaksanakan di lapangan FIK UNP tepat di depan Gedung Labor FIK UNP. Sementara kondisi Gedung Olah Raga UNP yang sedianya akan digunakan dalam keadaan rusak berat dengan dinding retak bahkan menganga di sisi kanan dan kaca yang berserakan.

Tidak seperti biasanya, upacara di tingkat universitas yang dipimpin oleh Rektor/Ketua Senat Universitas Prof. Dr. Z. Mawardi Effendi, M.Pd. kali ini hanya mengikutkan perwakilan dari fakultas sebanyak 25 wisudawan mengingat keterbatasan tempat. Selanjutnya acara dilanjutkan di fakultas masing-masing.

Sementara di sisi lain kampus kita dapat melihat kondisi kampus yang rusak, mulai dari rektorat yang mengalami kerusakan pada kedua sisi gonjong yang paling ujung (di atas auditorium & BAPSI). Puing reruntuhan berserakan di jalan di samping rektorat.

Berbeda dengan wisuda sebelumnya, wisuda kali ini juga diliputi kesedihan. Panitia wisuda bahkan sebelumnya telah mengimbau agar calon wisudawan tidak membawa keluarga karena suasana masih dalam duka bencana dan ada keluarga wisudawan yang ikut jadi korban.

Wisuda dalam duka ini semula sempat akan diundur namun mengingat penerimaan PNS yang juga sudah dekat maka UNP komit demi masa depan alumninya. Dalam wisuda ke 86 ini, UNP mewisuda 2.047 diploma, sarjana dan pascasarjana dari tujuh fakultas dan pascasarjana.

Wisudawan ini terdiri dari 275 orang lulusan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), 320 dari Fakultas Bahasa Sastra dan Seni (FBSS), 259 dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), 148 dari Fakultas Ilmu-ilmu Sosial (FIS), 368 dari Fakultas Teknik (FT), 248 dari Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), 227 dari Fakultas Ekonomi (FE), 170 dari pascasarjana dan 32 dari program magister managemen (MM).

“Demi pertimbangan kepentingan para wisudawan terkait akan dilaksanakannya penerimaan CPNS, maka wisuda tetap dilaksanakan pada waktu yang telah direncanakan sebelumnya Sabtu 10 Oktober 2009,” ungkap Rektor UNP.

Mahasiswa Sendratasik yang biasanya selalu mengiringi dan memeriahkan upacara wisuda dengan nyanyian dan musik kali ini juga tidak terdengar.

Wisudawan dan sebagian orang tua yang sempat dating hanya dapat memandang gedung-gedung yang rusak. Gedung-gedung ini biasanya ramai dan dipenuhi mahasiswa. Namun, kali ini nampak lengang. Hanya sesekali mereka mengambil foto walaupun hanya jadi kenangan yang memilukan..

Gedung Tidak Aman
Sementara Menteri Pendidikan Nasional, Bambang Sudibyo saat meninjau kampus UNP memberikan tanda “kuning” untuk hampir semua bangunan bertingkat di perguruan tinggi pencetak guru dan ilmuwan ini.

Tanda “kuning” artinya bangunan yang tidak aman lagi digunakan sebelum dilakukan perbaikan total.

Sementara ke depan kegiatan perkuliahan dilaksanakan pada di tenda-tenda dan lokal yang masih dianggap layak serta aman (UKKPK).

Oktober 8, 2009

UNP Pasca Gempa

Pasca gempa 30 September kemarin, pihak rektorat UNP telah mengumumkan bahwa perkuliahan akan dimulai kembali secara normal pada hari Senin 12 Oktober 2009.  Hal itu diberitahukan setelah sholat Jumat di Masjid Al Azhar di Kompleks Universitas Negeri Padang.

Kondisi gedung Rektorat UNP yang mengalami kerusakan cukup parah di kedua gonjong yang berada di atas auditorium dan BAPSI. Gonjong ini sebelumnya berjumlah 3 di masing-masing sisi.

DSC00236

DSC00238

Juni 5, 2009

Pemimpin Ideal!!!

Pemimpin Ideal!!!
joseJose Vhalleandra, S.E.
Punya atasan yang bisa mengerti anak buah pastilah menyenangkan, tapi sayngnya sering kali kita dikecewakan oleh sikap atasan yang kurang tegas, biasanya hanya memberikan perintah. Dan yang lebih parahnya lagi aspirasi kita mentok tanpa tindak lanjut maupun solusi.

BORN TO BE A LEADER
Meskipun posisi sebagai pemimpin biasanya dibarengi berbagai fasilitas dan kemudahan, jabatan tersebut bukanlah pekerjaan mudah. Tidak heran kalau mungkin atasan kita kurang punya jiwa kepemimpinan. Karena tidak semua orang dianugerahi ‘bakat’ yang satu ini. Lagipula, berbeda dengan manajemen, kepemimpinana itu merupakan sebuah proses, bukan posisi. Jadi bukan berarti seseorang yang punya jabatan tinggi dan anak buah yang banyak secara otomatis bisa memimpin, sebaliknyapun begitu. Makanya meskipun kita ‘anak bawang’ dalam sebuah tim, bukan berarti kita Cuma bisa jadi pengikut.
Baca terus →

April 2, 2009

Lomba Debat B. Inggris Tingkat UNP 2009

HTML clipboard

ULEDC

(UNIVERSITY LEVEL ENGLISH DEBATING CONTEST) TINGKAT UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Pelaksanaan ULEDC (University Level English Debating Contest) dalam Rangka Meningkatkan Daya Saing Mahasiswa dalam Dunia Internasional”

FAKULTAS BAHASA SASTRA DAN SENI

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

FBSS UNP akan mengadakan kompetisi debat berbahasa Inggris tingkat UNP pada akhir April 20o9. Lomba ini merupakan seleksi untuk masuk ke kompetisi tingkat wilayah Indonesia Barat. info lanjut…. Baca terus →

Maret 30, 2009

Tips Belajar Menulis * dari alumni UKKPK UNP

Tips Belajar Menulis Berita

Menjadi seorang penulis berita atau cerita ternyata bukanlah hal yang mudah. Setiap orang mungkin bisa berbicara dengan baik tapi belum tentu bisa menjadi seorang penulis. Seperti saya misalnya.Sudah lama sekali ingin menulis sebuah berita tapi tetap saja ada kesulitan untuk mengawalinya.Walau waktu SD pernah menjadi juara satu tingkat kecamatan untuk mengarang tapi tetap saja hingga saat ini saya belum mampu menjadi penulis yang baik. Jika mengingat pengalaman itu kadang saya senyum-senyum sendiri kog bisa saya jadi pemenang.Sebenarnya bukan karena saya pintar atau bahasa saya bagus tapi karena kecerdikan saya saja. kenapa saya berkata demikian? karena pada waktu lomba dimulai juri memberikan beberapa pilihan judul karangan, dari sekian peserta rata-rata memilih “pengalaman berlibur” hampir semua peserta yang ada memilih judul yang sama saya pun memutuskan untuk memilih judul yang lain jadilah saya sebagai pemenang.He…he…

Pada waktu kuliah di Universitas Negeri Padang saya pun memilih Unit Kegiatan Mahasiswa pada bidang tulis menulis yaitu UKKPK (Unit Kegiatan Komunikasi dan Penerbitan Kampus) harapan saya masuk UKM ini agar saya bisa menjadi seorang penulis yang baik. Tapi hingga saya menamatkan kuliah tetap saja saya belum menghasilkan satu tulisan yang bermutu.Walaupun selama di UKKPK saya sering mengikuti pelatihan dan studi banding ke penerbitan koran serta mendapat materi pelatihan dari wartawan-wartawan profesional tetap saja saya tidak mampu menulis dan menghasilkan karya yang bagus.Walau hanya sekedar berita. Bosan dan menyadari kalau saya tidak punya bakat akhirnya saya pindah ke bidang lain tapi masih dalam satu UKM. Saya mengambil penyiaran kampus. Mulailah saya bercuap-cuap dari pagi hingga petang (tergantung jam siaran) menyiarkan berita-berita yang nota benenya bukan karena saya cari tapi saya baca dari majalah atau berita dari koran kampus.Sekarang teman-teman saya yang sama-sama satu UKM sudah melalang buana dengan tulisannya. Ada yang di kompas, di majalah horizon, di media indonesia dan lain-lain.Sedangkan saya masih tetap belajar dan belajar menulis.Menjadi penulis tidak menjadi penyiarpun tidak.He…he…
Tamat dari Universitas Negeri Padang saya memilih hijrah ke Bengkulu. Berbekal ijazah S1 dan akta mengajar saya mencoba melamar pada SMK S4 PGRI.Allhamdulillah saya diterima. Dari sana saya mulai berkerja dan menggeluti bidang IT. Setiap hari saya menghabiskan waktu di depan internet. Suatu hari saya bertemu dengan mantan siswa saya, dia meminta saya untuk diwawancara. Saya bingung, untuk apa mewawancara saya. Selidik punya selidik ternyata dia bekerja di koran lokal sebagai wartawan.hmm… saya mulai berpikir, mantan siswa saya yang pada waktu saya kasih ujian kalimatnya berantakan begitu berani untuk menulis berita dan menjadi wartawan. Walaupun hanya koran lokal yang mungkin tidak terlalu diminati tetapi dia tetap gigih untuk menulis dan menulis. Saya memang tidak sempat membaca hasil tulisannya tapi saya salut dengan keberaniannya untuk mencoba.

Terinspirasi dari dia saya kembali mencoba mengasah minat saya dalam tulis menulis.saya membaca buku-buku, novel-novel ataupun membaca cerita-cerita dari internet hanya untuk menambah wawasan dan menggali inspirasi saya untuk bisa menulis.Kadang saya bertanya dengan teman-teman bagaimana caranya bisa menulis berita, tetapi tetap saja harus dipraktekkan dan dicoba.Saya sering tersenyum sendiri melihat hasil tulisan saya yang kalimatnya agak berantakan sehingga membuat saya malu untuk mempublikasikannya. Sahabat saya Wilson Lalengke yang rajin menulis di Berita Indonesia pernah mengirimkan saya artikel “trik-trik menulis berita” dan berjanji jika saya mau menulis dia akan membantu memperbaiki apabila ada kesalahan di kalimat saya. Tapi tetap saja hingga dia menyelesaikan studinya belum satupun tulisan yang saya tulis.Saya benar=benar tidak percaya diri untuk itu.Tapi akhirnya saya beranikan diri. Alhamdulillah sekarang saya sudah punya blog pribadi. Dengan blog ini saya mencoba menceritakan pengalaman, saran, ide ataupun apa yang saya rasakan menjadi sebuah tulisan. Walau hanya satu kalimat tapi mudah-mudahan tulisan ini bisa menjadi ilmu, semangat dan harapan bagi orang lain. Mari Belajar Menulis Berita, karena dengan menulis kita pun belajar untuk “Membaca”.

Semoga Sukses

Source”   http://www.forumkami.com/forum/members/mafia.html

Maret 11, 2009

Hegemoni Status Quo dan UU PILPRES 2009

Hegemoni …

joseJOSE R.VHALLEANDRA, SE
Alumnus Fakultas Ekonomi-Universitas Negeri Padang
Anggota Luar Biasa UKKPK UNP
Geliat politik tanah air semakin nyaring terdengar. Pesta demokrasi 2009 sebagai implementasi kekuatan suara rakyat dalam menentukan arah pembangunan kedepan dan memilih bidak politik yang akan memperjuangkan kepentingan rakyat kian nyata. Berbagai regulasi yang diperdebatkan institusi pengambil kebijakan akhirnya digulirkan. Undang-undang pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang akan menggawangi Pilpres 2009 rampung setelah melewati belasan kali sidang dan lobi politik yang menguras tenaga penghuni gedung senayan sebagai policy maker. Fraksi GOLKAR sebagai salah satu partai besar berhasil meloloskan aspirasi partainya dalam penentuan syarat besaran perolehan kursi DPR paling sedikit 20 persen atau memperoleh 25 persen suara sah secara nasional untuk pencalonan Presiden mendatang. Baca terus →

November 22, 2008

Suksesi Kepemimpinan di UKKPK UNP

Suksesi dan pengkaderan merupakan salah ciri organisasi mahasiswa yang dinamis. Suksesi dan pengkaderan merupakan rantai pengembangan seluruh anggota untuk membentuk jiwa kepemimpinan. Untuk mencapai tujuan tersebut UKKPK UNP pada hari ini (Sabtu, 22/11/08) di kampus pusat Air Tawar.

Ketua Umum periode 2007-2008 David Septiawan menyampaikan pertanggungjawaban kepemimpinannya di depan seluruh anggota dalam Musyawarah Besar (MUBES) Anggota. Hal ini merupakan usaha untuk melatih jiwa yang bertanggung jawab dalam masing-masing pribadi anggota. Dalam kegiatan MUBES ini juga dihadiri para anggota luar biasa (alumni UNP yang dulu aktif di UKKPK), seperti Efa (alumni Sasindo) yang baru diwisuda September 2008 Kemarin juga anggota LB lainnya.

Dalam MUBES ini selain penyampaian laporan pertanggungjawaban juga pembahasan laporan dilanjutkan dengan pembahasan AD/ART, rekomendasi bagi pengurus 2008/2009 dan pemilihan Ketua Umum yang akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan UKM yang mewadahi Radio SIGMA FM, MC, dan Jurnalistik ini.

Sebelumnya, Pembina UKKPK UNP juga telah mengalami suksesi dari Havid Ardi, S.Pd. (dosen FBSS UNP) yang sedang studi lanjut ke Mohd. Isa Gautama, S.Pd., M.Si (Dosen FIS UNP). Kedua Pembina terakhir juga merupakan anggota luar biasa di UKKPK karena merupakan mantan aktivis UKKPK di era 1998.

September 26, 2008

Sigma FM jadi Radio Rang Padang?

Oleh: Havid Ardi, S.Pd

(ukkpkunp.wordpress.com) Radio Kampus bukanlah sebuah fenomena baru di Indonesia. Namun keberadaannya masih antara ada dan tiada. Namun di beberapa kota, keberadaan radio kampus sudah menjadi bagian dari hingar-bingar dunia penyiaran yang khusus diisi oleh kalangan akademisi.

Baca terus →

September 26, 2008

Apa Kabar Radio Kampus?

Apa Kabar Radio Kampus? Idealnya radio kampus berada di garda depan sebagai penggerak proses demokratisasi di Indonesia. Sayangnya, radio kampus di Indonesia tak punya ruh dan kekuatan untuk menyebarkan isu hak asasi manusia, lingkungan hidup, dan demokrasi.

Baca terus →

September 9, 2008

Organisasi? Harus itu!

Teringat salah satu iklan yang menekankan kata “Harus itu”, sepertinya tidak berlebihan mengatakan bahwa organisasi pun harus itu bagi mahasiswa. Walaupun bukan wajib ya.

Baca terus →